Kuliah Umum di UMKT Hadirkan Prof. John Lee dari Kyungdong University, Korea Selatan

Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)  menggelar General Lecture: Student Mobility For Global Opportunities bekerja sama dengan Kyungdong University dari Korea Selatan, Selasa (28/8) bertempat di Kampus I UMKT Samarinda. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama antara Kantor Urusan Internasional  dan panitia acara PKKMB UMKT 2018. Turut dihadiri Rektor UMKT Prof. Bambang Setiaji, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama Ghozali M.H., M.Kes. (CDr),Wakil Rektor II Bidang Kemahasiswaan dan AIK Sunarso M.M., karyawan, dosen, serta para mahasiswa baru angkatan 2018 sebagai peserta kuliah umum, dan pembicara utama yakni The President and Rector Of Kyungdong University Korea, Prof. John Lee Ph.D., M.E., M.Sc., B.Sc.

Dalam pemaparannya, Bambang Setiaji yang juga pembicara kegiatan menyampaikan bahwa kuliah umum ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya mobilitas mahasiswa pada saat ini sehingga dapat melihat peluang atau kesempatan yang lebih besar bagi masa depan. “Juga memberikan pengetahuan kepada mahasiswa/i akan pentingnya mobilitas saat berada di perguruan tinggi dan menjadikan UMKT sebagai Academic Collaboration Center of Kyungdong University, Korea. Program ini akan memudahkan banyak mahasiswa menempuh pendidikan di luar negeri di wilayah Asia dan Afrika,” terangnya.

Dia berharap dengan terlaksananya kegiatan ini, materi yang disampaikan dapat terserap dengan baik. “Kami secara umum ingin memberi pengetahuan tentan gmobilitas mahasiswa yang masih belum banyak disadari betapa besar manfaat dan kesempatannya,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. John Lee menuturkan program kerja ini tidak hanya pada UMKT saja, tapi universitas-universitas dari 10 negara. Dia menyebut sampai akhir tahun akan ada 20 negara yang bekerja sama dengan Kyungdong University. “Khusus kepada UMKT nanti mereka bisa menggunakan kurikulum Kyungdong University (KDU) yang kami programkan,” sebutnya.

Dia menambahkan, kelebihan KDU yakni nantinya mahasiswa menerapkan kurikulum ini bisa berpindah atau belajar ke negara–negara lainnya yang sudah berada dalam jaringan kerja sama dengan Kyungdong University, misalnya Korea, atau negara-negara Eropa dan negara lain. John Lee berpesan kepada mahasiswa UMKT untuk bisa menjadi lebih kompetitif dalam menempuh proses kelas internasional ini. “Sehingga mahasiswa dapat menggali potensi dan memperkuat ekonomi negara dan memberikan dampak yang positif untuk kemajuan ilmu dan teknologi masa yang akan datang,” tutupnya.